Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

Download...

Path: TopJurnalADHUM2015Vol. 5 No. 2

TANGGUNG JAWAB BANK TERHADAP MODAL DARI PEMERINTAH PADA OBLIGASI REKAPITALISASI PERBANKAN DITINJAU DARI KETENTUAN PERBANKAN

Jurnal ADHUM Vol. V No. 2 Mei 2015
Journal from JBPTUMMIPP / 2015-10-01 17:19:38
Oleh : Asti Sri Mulyanti, Dosen Tetap Program Studi Ilmu Hukum UMMI, Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Dibuat : 2015-10-01, dengan 1 file

Keyword : Obligasi rekapitalisasi perbankan, tanggung jawab bank, kerugian pemerintah

ABSTRAK

Krisis ekonomi dan perbankan yang terjadi pada pertengahan Tahun 1997 menyebabkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan nasional

menurun, ini ditandai dengan adanya penarikan dana masyarakat dari bank yang dianggap lemah. Krisis ini juga membuat goncangnya nilai tukar rupiah sehingga

memunculkan kredit macet yang mengakibatkan banyak modal perbankan yang mengalami penurunan, bahkan negatif . Hal tersebut dengan cepat melumpuhkan

sendi-sendi perbankan dan perekonomian nasional. Menyadari begitu pentingnya fungsi perbankan, untuk mengatasinya pemerintah mengambil langkah guna

penyelamatan dan penyehatan perbankan. Salah satunya yaitu program Rekapitalisasi Perbankan. Dalam program ini Pemerintah melakukan penyertaan

modal berupa obligasi rekap pada bank yang memenuhi persyaratan tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah dan Bank Indonesia, yang tujuannya untuk

memperbaiki permodalan bank. Maka dari itu bank memiliki tanggung jawab terhadap penyertaan modal yang diberikan pemerintah tersebut. Obligasi rekapitalisasi

Perbankan tidak hanya dapat membantu menyelesaikan masalah krisis ekonomi namun juga menimbulkan akibat hukum bagi Pemerintah dari penerbitannya.

Tujuan yang ingin di capai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana tanggung jawab bank peserta rekapitalisasi Perbankan terhadap

modal dari Pemerintah dan bagaimana jika bank tidak bisa menggembalikan modal dari pemerintah tersebut. dan juga untuk mengkaji dan menganalisis Akibat

penerbitan obligasi rekap terhadap pemerintah sebagai penerbit obligasi dalam hal Bank bermasalah.

Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Penelitian dilakukan melalui studi kepustakaan dengan

dukungan data lapangan. dan untuk menganalisis data yang dilakukan, menggunakan metode normatif kualitatif

Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Tanggung jawab Bank peserta Rekapitalisasi Perbankan terhadap modal dari Pemerintah adalah mengelola

modal yang diberikan oleh pemerintah agar tujuan dari Peraturan pemerintah No 84 tahun 1998 tercapai yaitu memenuhi kecukupan modal yang telah ditetapkan,

sehingga fungsi intermediasi dan kinerja perbankan nasional pulih. Perbankan juga memiliki tanggung jawab untuk mengembalikan modal dari pemerintah Jika bank

tidak bisa mengembalikan modal dari pemerintah maka menurut ketentuan peraturan perundang┬ľundangan yang berlaku pemerintah dapat memberikan upaya dan

sanksi kepada Bank tersebut. Akibat Hukum penerbitan Obligasi Rekap terhadap Pemerintah sebagai Penerbit Obligasi dalam hal Bank Bermasalah adalah adanya

kerugian berupa beban utang dalam negeri untuk pembayaran bunga obligasi rekap yang harus dibayarkan dari dana APBN, otomatis pos anggaran guna kepentingan

masyarakat berkurang, karena sebagian besar dana APBN digunakan untuk membayar utang obligasi rekap.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTUMMIPP
OrganisasiUniversitas Muhammadiyah Sukabumi
Nama Kontaktiyanti_sundari@yahoo.com
AlamatJl. R. Syamsudin, SH. No. 50
KotaSukabumi
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon
Fax
E-mail Administratortiyanti_sundari@yahoo.com
E-mail CKOtiyanti_sundari@yahoo.com