Print ...

Kontributor...

  • , Editor:

Download...

Path: Top Prosiding 2015

PERANAN PERGURUAN TINGGI DALAM MEMELIHARA DAN MEMBINA BUDAYA BANGSA MEMASUKI INDONESIA BARU

Prosiding Seminar Doktor LPPM UMMI 2015
Proceeding from JBPTUMMIPP / 2015-10-05 16:13:06
Oleh : Prof. Dr. H. Deddy Ismatullah, S.H., M.Hum (Guru Besar Ilmu Hukum UIN Sunan Gunung Jati), Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Dibuat : 2015-09-18, dengan 1 file

Keyword : Budaya Bangsa

Nature and the nare’s law lay

hid In night. God said : “let

newton be !” and all was light

(Prigogine, I., 1985)



PENGANTAR


Kata-kata tersebut di atas adalah epitaph yang diperuntukan bagi Newton. Suatu bukti betapa tinggi penghargaan Barat bagi Newton, yang dalam buku Prigogine, salah seorang pemenang hadiah nobel, disebut sebagai Musa baru.


Kalau nama Newton itu kita ganti dengan nama diri kita masing-masing, maka ketentuannya juga tetap berlaku, sekadar kualitas kedirian kita, artinya seberapa makna keberadaan kita itu, ditengah malam ketika kita terjaga (Jw.Nglilir), sedemikian pula gambar film negatif itu menjadi positif pada siang harinya.


Mereka juga berkualitas Ulil Albab, yakni yang ahli tafakkur dan tadzakkur (QS 3 : 190-191), pergiliran siang dan malam, adalah halaman-halaman dari alam semesta sebagai buku yang terbuka lebar, sehingga ketika kita membolak-balik halaman buku itu, yakni ketika kita tidur, sesungguhnya ketika kita tidur itu adalah latihan mati, justru karena mati itu bukan untuk mati, melainkan demi kesaksian islami kita. Dengan demikian ketika kita munutup buku, menutup mata, dan ketika alam ini digulung kesimpulannya seharusnya tetap sama, yakni: la illaha ilallah.


Bahwa kita terjajah selama 300 tahun lebih, kiranya hal itu menggugah kita untuk memahaminya dalam kerangka kisah Ashabul kahfi, yang tertidur di dalam gua sdama 300 tahun. Ketika kita kebangkitan Nasional, maka halnya adalah ketika penghuni gua itu terbangun dari tidurnya. Dan ketika kita bersiap siap untuk keluar gua, kita sesungguhnya sedang menyongsong Era Indonesia Baru, yang dalam hal tertentu disebut oleh beberapa pemuda sebagai Kebangkitan Nasional Kedua. Bahwa kepada para pemuda itu diperingatkan untuk walyatalathaf (QS 18 : 19), kiranya peringatan itu amat penting untuk kita simak secara mendalam.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJBPTUMMIPP
OrganisasiUniversitas Muhammadiyah Sukabumi
Nama Kontaktiyanti_sundari@yahoo.com
AlamatJl. R. Syamsudin, SH. No. 50
KotaSukabumi
DaerahJawa Barat
NegaraIndonesia
Telepon
Fax
E-mail Administratortiyanti_sundari@yahoo.com
E-mail CKOtiyanti_sundari@yahoo.com