Path: Top Jurnal Ekonomi 2013 Vol.1 No.2

Mekanisme Pengenaan Pajak Progresif Kendaraan Bermotor di Kantor Cabang Pelayanan Dinas Pendapatan Daerah Wilayah I Cibadak Kabupaten Sukabumi

Ekonomi volume 1 Edisi 2 hal 36
Journal from JBPTUMMIPP / 2015-06-27 08:52:02
By : R. Fanisha, Tanti Agustiani, Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Created : 2015-06-27, with 1 files

Keyword : Pajak Progresif



Pengenaan pajak progresif kendaraan bermotor merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk memenuhi rasa keadilan dan pertimbangan azas kemampuan lebih atas kepemilikan kedua dan seterusnya kendaraan bermotor pribadi roda dua dan roda empat dari satu nama dan alamat yang sama serta berlaku pada kendaraan bermotor bekas maupun baru. Perhitungan besaran persentasenya yaitu 1,75 persen dari nilai jual untuk kendaraan pertama. Lalu 2,25 persen dari nilai jual untuk kendaraan kedua. Kemudian 2,75 persen untuk kendaraan ketiga. Untuk kendaaraan keempat dikenakan pajak 3,25 persen dari nilai jual. Kemudian untuk kendaraan kelima dan seterusnya dikenakan pajak 3,75%.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pengenaan pajak progresif kendaraan bermotor, untuk mengetahui cara menghitung pajak progresif, dan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan oleh pengenaan pajak progresif kendaraan bermotor terhadap peningkatan pendapatan asli daerah di Kantor Cabang Pelayanan Dinas Pendaptan Daerah Wilayah I Cibadak Kabupaten Sukabumi.

Hasil penelitian menunjukan bahwa mekanisme pengenaan pajak progresif kendaraan bermotor berawal dari kepemilikan kendaraan bermotor oleh orang pribadi/badan yang lebih dari satu jenis kendaraan, dengan nama dan alamat yang sama. Selain itu juga, dilihat dari penentuan urutan kepemilikan dari jenis yang sama seperti dari mobil ke mobil dan dari motor ke motor, bukan dari mobil ke motor atau sebaliknya. Cara perhitungan pajak progresif kendaraan bermotor terhutang, didasarkan atas perkalian tarif dengan NJKB. NJKB ditetapkan berdasarkan Pergub no. 132 Tahun 2011 tentang informasi NJKB. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, pemberlakuan dan pengenaan tarif progresif ini akan cukup mempengaruhi peningkatan pendapatan daerah di kantor Samsat Cibadak yang berasal dari berbagai jenis pungutan. Apabila dipersentasekan peningkatan pendapatan daerah keseluruhan dari tahun 2010 ke tahun 2011 adalah sebesar 14%. Maka di tahun 2012 peningkatan pendapatan daerah akan signifikan, melihat dari perkembangan peningkatan pendapatan dari tahun 2011.

Give Comment ?#(0) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJBPTUMMIPP
OrganizationUniversitas Muhammadiyah Sukabumi
Contact Nametiyanti_sundari@yahoo.com
AddressJl. R. Syamsudin, SH. No. 50
CitySukabumi
RegionJawa Barat
CountryIndonesia
Phone
Fax
Administrator E-mailtiyanti_sundari@yahoo.com
CKO E-mailtiyanti_sundari@yahoo.com